Peka Itu Bukan Cuma Sama Pasangan, Tapi Sama Market Bisnis Juga

“Kamu kok ga peka sih?”

Sering kan yaa kita dengan kalimat tentang kepekaan biasanya diucapkan dari seseorang kepada pasangannya. Dari istri ke suaminya, dari si pacar ke pasangannya. Dan kebanyakan yang dituntut peka biasanya pihak pria. Haha

Padahal, berbicara mengenai peka atau tidak peka bukan saja diperlukan oleh sepasang kekasih. Tapi juga bagi seorang owner bisnis. Mesti peka terhadap perkembangan situasi terbaru. Karena perubahan pasti terjadi, baik dari target market, trend, dan juga perubahan perilaku.
Banyak owner bisnis yang tidak peka dalam menyikapi perubahan-perubahan yang berkaitan langsung dengan bisnisnya. Akibatnya, ketika perubahan terjadi tidak dapat mengantisipasi dengan baik. Bisnisnya tergilas oleh perubahan, target market menjadi bias ditengah perjalanan, trend penjualan terus menurun karena strategi bisnis kompetitor bergerak lebih cepat dan akurat.
Lalu bagaimana meningkatkan kepekaan dalam melihat prediksi trend, perubahan market atau yang lainnya? Salah satu caranya adalah dengan mengamati data yang terus bergerak. Baik data sales maupun data marketing.
Jika saat ini Anda belum membudayakan mencatat setiap transaksi yang masuk maupun keluar, maka mulailah untuk melakukannya sejak sekarang.
Karena dari data tersebut kita bisa mengamati produk mana yang terjual lebih cepat, setiap hari apa penjualan naik atau turun. Data-data yang terkumpul tersebut akan menentukan keputusan kita selanjutnya. Ketika pemasukan lebih sedikit dari pengeluaran, maka kita harus memangkas beban dan biaya-biaya.
Bisnis tidak bisa hanya dikira-kira, bisnis perlu diukur dengan data. Pastikan keputusan yang Anda buat sudah berdasarkan data yang ada.
Sudah siap menjadi owner bisnis yang “peka” terhadap perubahan?

WAJIB TAU! Ini Prinsip Dasar Customer Service Online

cara melayani pembeli onlineshop

Panduan Melayani Pembeli Online

Melayani pembeli tanpa tatap muka memang gampang-gampang susah. Kalo bertatap muka sih enak, kita mau nunjukkin kalo kita ramah ya bisa dengan kasih senyum ketika ada calon pembeli mengunjungi toko kita.
Tapi gimana kalo online?
Pada akhirnya kita harus belajar ilmu dasar psikologi dan komunikasi.
Dalam pandangan psikologi, setiap orang ingin dianggap PENTING. Ini sudah pasti… Mana mungkin ada di dunia ini orang yang ingin diremehkan atau bahkan dihina.
Mungkin saja hal ini pernah terjadi kepada Anda. Pernah merasa tidak enak dengan seseorang yang terkesan meremehkan Anda? Ini artinya setiap orang butuh dihargai dan dianggap penting. Tak peduli status sosial mereka.
Lalu bagaimana penerapan prinsip ini dalam melayani pembeli online?

Salah satunya adalah FAST RESPON

Ini bisa menjadi satu alasan mengapa kita harus berupaya sebisa mungkin cepat merespon calon pembeli yang menghubungi kita. Dengan cepat memberikan respon, orang yang sedang chat dengan Anda akan merasa dihargai dan dilayani.
Lalu bagaimana jika kondisi Anda sedang tidak memungkinkan untuk FAST RESPON karena sedang sibuk?
Balas saja chat/sms calon pembeli ketika Anda sudah tidak lagi sibuk. Sampaikan permohonan maaf beserta alasan mengapa Anda tidak bisa langsung menjawab saat itu.

Jangan Pelit, Gunakan Emoticon

Membangun suasana chat yang nyaman adalah hal mendasar yang harus bisa dikuasai oleh customer service. Dengan suasana chat nyaman akan membuat obrolan mengalir lebih alami dengan tetap Anda sebagai pengendali arah pembicaraan. Tentu saja setiap obrolan harus menuju kepada transaksi, bukan ngobrol pelayanan curhat yang tak bertepi. Hehe
Emoticon adalah tanda yang menunjukkan situasi emosional. Untuk memberikan suasana nyaman maka ada perlunya Anda menambahkan emoticon. Anda bisa mengakhiri setiap kalimat yang diperlukan dengan emoticon yang sesuai.
Misalnya, dalam menyapa calon pembeli pertama kali Anda bisa menggunakan emoticon senyum, seperti ini ? .Atau dalam akhir kalimat ungkapan terimakasih, bisa Anda selipkan juga emoticon seperti ini ?
Pokoknya sesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan emoticon yang ada pada smartphone masing-masing yaaa. Point ini memang terkesan gak penting, tapi nyatanya… Anda akan melihat sendiri perbedaan suasana chatting ketika menggunakan emoticon dengan yang tidak.
Sekian dulu yaaa, jika dirasa informasi ini bermanfaat untuk Anda nanti saya akan lanjutkan pada postingan berikutny.