Pentingnya Memahami Customer Journey dalam Digital Marketing

memahami customer journey digital marketing

Memahami Fundamental Digital Marketing

Digital marketing adalah bidang yang semakin berkembang, dan semakin banyak orang yang ingin memahami konsep ini. Bagi sebagian orang, digital marketing masih terdengar asing, tetapi sebenarnya, ini adalah tentang bagaimana Anda membuat orang lain tahu tentang produk atau layanan Anda, membuat mereka tertarik, dan akhirnya, menginginkan produk Anda.

Hal fundamental dari digital marketing adalah, aktivitasnya bisa diukur dengan data kuantitatif. Sehingga setiap perencanaan bisa dievaluasi apakah masih sesuai mengarah kepada goals, atau sudah melenceng dan perlu dibenahi. Kita akan bahas lebih mendalam hal ini di artikel selanjutnya.

Karena dalam artikel kali ini, kita akan membahas terlebih dahulu konsep utama dalam digital marketing, terutama tentang customer journey, dan bagaimana Anda dapat mengoptimalkannya untuk kesuksesan bisnis Anda.

Apa Itu Customer Journey?

Customer journey adalah proses yang harus dilalui oleh seseorang sebelum mereka akhirnya memutuskan untuk membeli produk atau layanan Anda. Ini adalah langkah-langkah yang dilakukan oleh pelanggan potensial mulai dari saat mereka pertama kali mengetahui produk Anda hingga akhirnya mereka menjadi pelanggan Anda. Customer journey dapat berbeda-beda untuk setiap bisnis, tetapi umumnya mencakup langkah-langkah berikut:

1. Awareness (Kesadaran)

Langkah pertama dalam customer journey adalah kesadaran. Ini adalah saat ketika seseorang pertama kali mengetahui tentang produk atau layanan Anda. Mereka mungkin menemukan informasi ini melalui iklan online, posting media sosial, atau hasil pencarian Google.

2. Interest (Minat)

Setelah menyadari produk atau layanan Anda, pelanggan potensial kemudian mulai menunjukkan minat. Mereka mungkin mulai mencari informasi lebih lanjut, membaca ulasan, atau mengunjungi situs web Anda untuk melihat detail lebih lanjut.

3. Consideration (Pertimbangan)

Pada tahap ini, pelanggan potensial telah menunjukkan minat yang lebih serius. Mereka mungkin membandingkan produk atau layanan Anda dengan pesaing, melihat fitur-fitur, harga, dan ulasan. Ini adalah saat yang penting dalam perjalanan pelanggan.

4. Purchase (Pembelian)

Jika pelanggan potensial yakin bahwa produk atau layanan Anda adalah pilihan terbaik untuk mereka, mereka akan melakukan pembelian. Proses pembelian ini dapat berbeda tergantung pada jenis bisnis Anda.

5. Post-Purchase (Pasca Pembelian)

Setelah pembelian, perjalanan pelanggan belum berakhir. Ini adalah waktu di mana Anda harus menjaga pelanggan Anda senang dengan layanan atau produk Anda. Pelanggan yang puas cenderung menjadi pelanggan setia dan bahkan mungkin merujuk produk Anda ke orang lain.

Pentingnya Customer Journey dalam Digital Marketing

Customer journey adalah kunci kesuksesan dalam digital marketing. Dengan memahami langkah-langkah yang harus dilalui oleh pelanggan potensial, Anda dapat merancang strategi yang lebih efektif untuk mencapai mereka. Berikut adalah beberapa alasan mengapa customer journey penting:

1. Targeting yang Lebih Tepat

Dengan memahami tahap-tahap dalam customer journey, Anda dapat mengidentifikasi di mana pelanggan potensial Anda berada dalam perjalihan tersebut. Ini memungkinkan Anda untuk menyediakan konten atau penawaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka pada tahap tertentu.

2. Meningkatkan Konversi

Dengan merancang kampanye yang tepat untuk setiap tahap customer journey, Anda dapat meningkatkan tingkat konversi. Ini berarti lebih banyak pelanggan potensial akan menjadi pelanggan sejati.

3. Meningkatkan Retensi Pelanggan

Setelah pelanggan melakukan pembelian, Anda masih perlu menjaga mereka tetap puas dan terlibat. Dengan memahami perjalanan pasca-pembelian mereka, Anda dapat meningkatkan peluang mempertahankan pelanggan.

Membangun Customer Journey yang Efektif

Sekarang, bagaimana Anda dapat membangun customer journey yang efektif? Langkah pertama adalah mengidentifikasi pelanggan Anda dan memahami kebutuhan serta preferensi mereka. Selanjutnya, Anda dapat merancang konten dan strategi pemasaran yang sesuai untuk setiap tahap perjalanan mereka.

Ini bisa melibatkan penggunaan media sosial untuk meningkatkan kesadaran, membuat konten informatif untuk memenuhi minat, dan memberikan penawaran spesial atau diskon untuk mendorong pembelian. Juga, penting untuk terus memantau dan mengukur kinerja kampanye Anda untuk melihat apa yang berhasil dan apa yang perlu ditingkatkan.

Baca juga: Tips Belajar Digital Marketing Sukses Secara Mandiri

Kesimpulan

Customer journey adalah fondasi dari kesuksesan digital marketing. Memahami bagaimana pelanggan potensial Anda bergerak melalui langkah-langkah ini dapat membantu Anda merancang strategi yang lebih efektif dan efisien. Ingatlah bahwa digital marketing adalah tentang membuat orang tahu, tertarik, dan akhirnya, menginginkan produk atau layanan Anda. Jadi, kuasailah media digital dan jadilah seorang digitalmarketer yang sukses!

Inilah yang membuat strategi digital marketing setiap produk itu berbeda. Karena produk dan segmen marketnya berbeda. Dan perilaku audiensnya  pun berbeda. Maka… satu strategi mungkin akan berhasil diterapkan di bisnis A, namun ketika diterapkan ke bisnis B bisa saja tidak berjalan sesuai harapan.

Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang digital marketing dan customer journey, kami memiliki banyak sumber daya dan kursus yang tersedia di web Ziantara Ultima Sakti. Jangan ragu untuk mengunjungi situs web kami dan bergabunglah dengan komunitas kami untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut tentang dunia digital marketing yang menarik.

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk berkembang dalam dunia digital marketing. Ikuti kami di Instagram @ultimatoom.digital untuk mendapatkan informasi terbaru dan inspirasi dalam mengembangkan bisnis Anda. Terima kasih telah membaca, dan sampai jumpa di dunia digital marketing yang penuh peluang!

Baca juga: Solusi Jitu Permasalahan Modal dan Keuangan UMKM

Mindset Belajar Digital Marketing Secara Mandiri

mindset belajar digital marketing pemula

Bagaiamana Belajar Digital Marketing Secara Mandiri?

Belajar Digital Marketing – Apakah Anda ingin memulai karir dalam dunia digital marketing? Sudahkah Anda merasa kesulitan memahami cara belajar yang efektif untuk menguasai keterampilan ini? Jika iya, Anda tidak sendirian. Banyak orang mengalami kesulitan ketika mereka memulai perjalanan belajar digital marketing. Namun, yang perlu Anda ingat adalah bahwa dengan mindset yang tepat dan langkah-langkah yang benar, Anda bisa berhasil.

Problem 1: Cara Belajar yang Salah

Saat kita memulai pendidikan kita di sekolah, seringkali kita hanya diajarkan untuk menghafal informasi-informasi dari setiap mata pelajaran. Akhirnya sejak dulu kita di sekolah lebih banyak belajar untuk mengingat bukan untuk memahami. Dan ini pun menjadi masalah utama yang dihadapi oleh banyak orang yang ingin memulai belajar digital marketing.

Solution 1: Membangun Framework

Sebagai langkah pertama, Anda perlu memahami bahwa belajar digital marketing memerlukan pemahaman yang lebih dalam daripada sekadar menghafal. Anda perlu membangun sebuah framework, yaitu kerangka kerja yang dapat membantu Anda memahami konsep-konsep dasar digital marketing. Dalam video tersebut, dijelaskan bahwa Anda akan mendapatkan framework ini melalui berbagai kursus online.

Problem 2: Tidak Ada Ada Mentor Langsung

Salah satu kendala yang seringkali dihadapi oleh mereka yang ingin belajar digital marketing adalah kurangnya bimbingan langsung. Banyak orang berharap ada seseorang yang akan mengajarkan mereka langkah demi langkah. Padahal di era saat ini mencari mentor itu mudah, dengan banyaknya ecourse atau kursus online dengan biaya yang sangat terjangkau.

Solution 2: Menemukan Cara Anda Sendiri

Anda harus mengubah mindset Anda. Anda tidak perlu terus-menerus mencari seseorang yang akan mengajarinya secara langsung. Sebaliknya, Anda bisa memanfaatkan sumber daya yang sudah ada, seperti buku, kursus online, video YouTube, dan grup diskusi di telegram atau platform lainnya. Intinya Anda harus aktif mencari informasi dan mempraktikannya sendiri.

Problem 3: Rasa Malu dan Tidak Percaya Diri

Masalah yang seringkali muncul adalah rasa malu dan ketakutan untuk bertanya atau membagikan pertanyaan yang dianggap “memalukan” dalam suatu diskusi maupun di grup whatsapp. Mungkin Anda khawatir tentang apa yang orang lain akan pikirkan.

Solution 3: Ubah Mindset Anda

Rasa malu atau ketakutan adalah masalah yang serinnya hanya ada di dalam pikiran Anda sendiri. Artinya ketakutan itu tidak benar-benar terjadi. Anda  hanya perlu mengubah cara Anda memandang pertanyaan dan pembelajaran. Sebagai gantinya, pikirkan tentang apa yang akan Anda pelajari dari pertanyaan Anda, bahkan jika itu terdengar sederhana atau “memalukan.”

Problem 4: Tidak Melakukan Tindakan

Tidak ada hasil yang akan diperoleh tanpa tindakan nyata. Banyak orang memahami konsep-konsep digital marketing, tetapi mereka tidak pernah menerapkannya dalam praktik. Memang benar sumber belajar digital marketing saat ini banyak sekali bisa disimak di youtube. Tapi pertanyaannya setelah Anda menonton satu video, apakah mempraktekkannya? Atau hanya menjadi tumpukan informasi dikepala Anda?

Solution 4: Lakukan Repetisi

Maka, sangat penting untuk melakukan repetisi dan latihan secara konsisten. Ini berarti Anda harus aktif mencoba, mengimplementasikan, dan mengulang kembali apa yang telah Anda ketahui dan pelajari. Belajar tidak akan bermanfaat jika Anda tidak mengaplikasikannya dalam pekerjaan sehari-hari.

Karena dengan mempraktekkan, maka Anda akan menemukan pemahaman. Dan dengan pemahaman yang benar maka Anda akan semakin percaya diri dalam melangkah meraih impian Anda dalam menguasai ilmu digital marketing

Baca juga: Solusi Jitu UMKM: Tips Mengatur Keuangan Meski Minim Modal 

Kesimpulan Belajar Digital Marketing

Jadi, jika Anda ingin belajar digital marketing dengan sukses, ingatlah untuk membangun sebuah framework, berani bertanya tanpa rasa malu, mencari informasi sendiri, dan terus melakukan latihan dan repetisi. Ingatlah bahwa belajar adalah proses yang memerlukan waktu dan komitmen.

Untuk mendapatkan lebih banyak tips dan panduan tentang digital marketing, serta untuk berinteraksi dengan komunitas yang peduli dengan pendidikan digital marketing, Anda dapat mengunjungi Instagram @ultimatoom.digital.

Setelah Anda membaca artikel ini, mari koreksi kembali dan ubah mindset  kita. Dan mulailah belajar dengan tindakan nyata untuk mencapai kesuksesan dalam digital marketing.

 

Mau Omset Melesat? Hindari Kesalahan Digital Marketing Berikut Ini

KESALAHAN DIGITAL MARKETING PEMULA

Bagi Anda yang masih pemula yang akan menjalankan digital marketing, ada baiknya mulai serius untuk mempelajari strategi belajar yang efektif. Karena digital marketing bukanlah sesuatu yang instan, diperlukan konsistensi dan daya analisis yang tepat terhadap goals marketingnya.

Karena seorang pemula yang akan terjun menjalankan digital marketing biasanya melakukan berbagai kesalahan. Sebenarnya kesalahan dalam proses belajar itu bukanlah sesuatu yang mengerikan, namun akan lebih baik jika kita bisa mengantisipasinya sehingga tidak membuang waktu dan energi.

Berikut ini adalah 5 Kesalahan yang Harus Dihindari Oleh Pemula dalam Menjalankan Digital Marketing.

Tidak memiliki rencana yang jelas

Pemula sering kali mulai tanpa rencana yang jelas dan fokus yang tepat. Mereka mungkin tidak memiliki strategi yang baik dan tujuan yang spesifik. Oleh karena itu, sangat penting untuk merencanakan dan membuat strategi digital marketing yang tepat sebelum memulai kampanye digital marketing.

Tidak memahami target audience

Pemula seringkali tidak memahami siapa target audience mereka. Ini dapat menyebabkan kampanye digital marketing mereka tidak efektif karena pesan yang disampaikan tidak tepat atau tidak relevan dengan target audience. Sebelum memulai kampanye digital marketing, pastikan untuk memahami target audience Anda dengan baik dan menyesuaikan strategi pemasaran Anda dengan kebutuhan mereka.

Mengabaikan kaidah SEO

SEO (Search Engine Optimization) sangat penting untuk kesuksesan kampanye digital marketing. Pemula seringkali mengabaikan SEO atau bahkan tidak tahu apa itu SEO. Ini dapat menyebabkan konten yang mereka buat tidak terlihat di mesin pencari, yang berarti potensi pelanggan akan hilang. SEO bukan saja bermanfaat untuk optimasi website, tapi juga memiliki dampak baik untuk optimasi postingan media sosial.

Terlalu terpaku pada satu jenis media sosial

Pemula seringkali terlalu terpaku pada satu jenis media sosial, seperti Facebook atau Instagram. Mereka mungkin mengabaikan potensi media sosial lainnya, seperti Twitter, LinkedIn, atau TikTok. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempertimbangkan semua jenis media sosial yang tersedia dan menyesuaikan strategi pemasaran Anda dengan platform yang tepat.

Tidak memantau dan mengukur hasil kampanye

Pemula seringkali tidak memantau dan mengukur hasil kampanye digital marketing mereka. Ini dapat menyebabkan mereka tidak mengetahui apakah kampanye tersebut berhasil atau tidak. Pastikan untuk memantau dan mengukur hasil kampanye Anda secara teratur dan menyesuaikan strategi pemasaran Anda berdasarkan data yang Anda kumpulkan.

Berbuat kesalahan selama proses belajar adalah hal yang wajar, namun ada baiknya kesalahan yang diperbuat bukanlah kesalahan-kesalahan dasar. Karena jika pondasinya salah, maka kedepannya pun akan sangat sulit untuk diperbaiki. Ketika kesalahan-kesalahan tersebut terlanjur menjadi suatu kebiasaan yang terus berulang.