NGERII..!! Jual Cireng Omset 250 Juta Perbulan

rujak cireng, cireng kuah, cireng kuah bandung

Saya mendapatkan banyak insight berharga pada saat mengikuti seminar wirausaha yang diadakan oleh Lembaga Daarul Qur'an di Mesjid Istiqomah, Bandung. Mengikuti seminar memang tidak serta merta membuat omset penjualan bisnis kita melonjak. Namun berawal dari sana pengetahuan kita bertambah, spirit kita meningkat dan relasi kita pun semakin meluas karena bertemu dengan peserta seminar lainnya.

Saat acara berlangsung ada 3 narasumber yang memberikan tisp dan membagi pengalaman mengenai usaha masing-masing. Pada kesempatan ini saya hanya akan menceritakan salah satunya saja. Bagaimana seorang Rex Marindo membesarkan usaha UpNormal dan Nasi Goreng Mafia di Bandung.

Warunk Upnormal adalah nama salah satu brand franchise yang cabangnya sudah ada di berbagai kota besar di Indonesia. Dengan konsep warung anak muda yang menawarkan tempat nongkrong santai sambil menikmati makanan dan minuman yang sudah sangat memasyarakat seperti kopi, susu, roti bakar dan indomie rebus. Upnormal sendiri memiliki tag line Pelopor Indomie Kekinian.

Dalam membesarkan usaha kulinernya, Rex tidak sendirian. Kerjasama tim menjadi salah satu faktor keberhasilannya selain kreatifitas dan strategi branding yang digunakannya.

Ada satu hal yang paling menarik perhatian saya saat mengikuti seminar Bang Rex. Salah satu menu makanan yang dijual, ada yang bekerjasama dengan seorang ibu pemilik usaha rujak cireng. Dengan banyaknya cabang Warunk Upnormal di berbagai kota besar, rupanya menjadi distribusi pemasaran efektif memasarkan cireng milik si ibu tadi.

Hal yang paling mengejutkan adalah, omset perbulan Cireng Bandung yang dijual di semua Warunk Upnormal sanggup menembus hingga 250 jutaan. Dengan keuntungan bersih sekitar 50% atau 125 juta. Woow ini angka yang sangat fantastis bagi penghasilan seorang ibu rumah tangga.

Dari sini saya belajar bahwa betapa saluran distirbusi sangat memberikan peranan vital dan menjadi penentu dalam meningkatan penjualan. Apalagi cireng buatan si ibu tersebut memang masih terhitung usaha baru. Dengan usaha yang masih baru, namun saluran distribusi sudah kuat dan mumpuni sekelas Warunk Upnormal ternyata mampu menjadi salah satu penyebab pendongkrak rejeki mengalir deras.

Apapun jualan Anda, masih baru atau sudah lama. Usahakan mencari saluran pemasaran yang sudah luas. Salah satunya bisa bergabung numpang jualan dengan tempat-tempat usaha lain yang sudah berjalan lebih dulu. Bermitralah, gunakan sistem bagi hasil dengan pemilik usaha yang cabangnya sudah banyak tersebut. Seperti yang dilakukan oleh pemilik usaha cireng rujak yang menggandeng warunk Upnormal sebagai mitra penjualan.

Memang tidak mudah untuk melakukannya. Namun dengan usaha yang pantang menyerah dan negosiasi halus dan saling menguntungkan, saya yakin jalan sukses pasti terbentang lebih nyata.

3 komentar

Semoga bu Elsa bisa menjadi org sukses selanjutnya

Ada peluangkah untuk ketanAmbu (instagram)

Mohon tidak melakukan SPAMING
EmoticonEmoticon