Penjualan Meningkat 20% dengan Memanfaatkan Database Buyer


Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan penjualan toko online. Kebanyakan orang terutama pemula, terlalu fokus terhadap orang yang belum pernah membeli. Mereka sibuk mencari cara dan strategi untuk mendatangkan pembeli baru. Sementara melupakan mereka yang sudah pernah membeli.

Ini jelas-jelas termasuk tindakan yang keliru. Jika ingin berniat meningkatkan penjualan online, harusnya fokus Anda bukan hanya tertuju kepada mereka yang belum pernah membeli. Akan lebih efektif lagi jika difokuskan kepada mereka yang sudah pernah membeli.

Mengapa begitu?

Karena menjual kepada mereka yang sudah pernah membeli (buyer) lebih mudah prosesnya dan lebih murah biaya marketingnya. Karena Anda sudah memiliki database mereka, maka Anda tidak perlu lagi running iklan berbayar di facebook ads atau di google adwords. Dan yang lebih penting lagi, mereka (buyer) sudah percaya terhadap reputasi penjualan Anda karena mereka pernah bertransaksi dengan Anda.

Setelah kita mengetahui hal tersebut, lalu langkah apa yang sekarang semestinya Anda lakukan?

1. Kumpulkan Database Penjualan 


Sudah berapa lama Anda menjalani bisnis jualan online? sebulan? setahun? atau sudah 5 tahun?

Ini penting...! Semakin lama Anda sudah berjualan online maka harusnya semakin banyak database pembeli yang sudah Anda kumpulkan. Anda bisa mengumpulkan database mereka berupa kontak WA, pin BBM atau kontak media sosial lainnya.

Dalam istilah digital marketing, mereka yang sudah pernah membeli produk Anda termasuk kedalam kategori hot market. 

Ya! Market panas... yang sudah siap membeli produk dari Anda. Mereka sudah tidak perlu diyakinkan tentang reputasi toko online Anda. Mereka hanya perlu diberikan sedikit informasi seputar produk terbaru yang akan Anda tawarkan.

2. Tawarkan Produk Terbaru atau Produk Pelengkap


Menawarkan produk terbaru atau pelengkap kepada buyer sering juga disebut dengan istilah up selling. Produk terbaru ini akan lebih menarik lagi jika dikemas dengan harga diskon. Hubungi calon buyer dan katakan bahwa penawaran ini diberikan spesial untuk mereka sebagai pelanggan setia Anda. Anda bisa memanfaatkan fitur broadcast BBM atau Whatsapp. 

Cara seperti ini sudah sangat lengkap dibahas pada ebook Dropship Mastery. Jika Anda ingin memilikinya, silahkan pelajari selengkapnya pada halaman stasiundropship.com


3. Buat Iklan Retargeting di Facebook Ads


Retargetting adalah istilah untuk menayangkan iklan kepada mereka yang sudah pernah melihat atau mengetahui produk jualan Anda. Dengan memanfaatkan fitur FB pixel, proses retargetting dapat dengan mudah dilakukan. Anda hanya perlu mempelajari sedikit teknis cara membuatnya. Mungkin kita akan bahas ini pada lain kesempatan.

Dengan menggunakan database penjualan selama beberapa bulan terakhir, catatlah data nomor telepon buyer Anda. Lalu upload di dashboard facebook ads, dan biarkan sistem facebook mencari akun facebook mereka berdasarkan data no telepon yang sudah Anda upload. Setelah audience terkumpul, Anda bisa menjadikan audience tersebut sebagai target iklan.

Lalu bagaimana jika Anda masih belum mengerti cara membuat iklan retargetting di facebook ads?

Tak perlu khawatir, lakukan saja secara manual. Anda bisa menghubungi mereka satu persatu secara personal. Mulai obrolan secara pribadi dengan bertanya kabar, lalu lanjutkan dengan bertanya apakah dirinya puas dengan produk yang sudah pernah mereka beli dari Anda. 

Baca juga: Jualan Online itu Sulit, Tapi Akan Selalu Menyulitkan Jika Anda tidak Mempelajarinya

Cara manual ini tentu melelahkan, tapi bukankah akan lebih melelahkan jika omset penjualan tidak meningkat? Dan patut diingat, bahwa jika kita menginginkan hasil yang berbeda maka kita pun harus melakukan proses yang berbeda.

Lakukan saja apa yang bisa Anda lakukan. Yakinlah rejeki sudah ada yang mengatur, bukankah tugas kita hanyalah berusaha sekuat tenaga? 

Mulailah dari sekarang, mulailah dari apa yang Anda tahu dan bisa lakukan. Jangan terlalu jauh mencari solusi, semua bisa saja dimulai dari diri sendiri. 


Mohon tidak melakukan SPAMING
EmoticonEmoticon