Awas! Jangan Iklan di Facebook Ads Sebelum Tahu 3 Hal ini

iklan facebook pemula, cara iklan di facebook, tips facebook ads


Facebook ads kini menjadi tools marketing populer digunakan untuk media promosi bisnis. Dengan semakin bertambahnya pengguna facebook setiap tahunnya rupanya memberikan peluang market tersendiri bagi para pelaku bisnis terutama bisnis online. Bayangkan, pada akhir 2016 yang lalu pengguna Facebook di Indonesia mencapai 88 juta pengguna aktif. (sumber)

Jumlah yang sangat fantastis bukan?

Sekarang coba Anda fikirkan, apa jadinya jika produk atau jasa yang Anda jual diketahui oleh 88 juta orang se Indonesia. Jika Anda menguasai 1% nya saja sebagai target market jualan, artinya produk Anda akan dilihat oleh 880.000 orang se Indonesia. Dan bagaimana jika dari 880.000 orang yang mengetahui produk Anda tadi, 1% nya lagi ternyata tertarik dan bertransaksi dengan Anda? Itu artinya ada 8.800 transaksi masuk setiap harinya.

Sampai disini mungkin Anda semakin sadar begitu besarnya peluang facebook sebagai market bisnis online.

Namun meski demikian, ternyata tidak semua orang yang beriklan di facebook lantas serta merta mengalami peningkatan penjualan secara drastis. Beberapa teman saya yang sekedar mencoba-coba membuat iklan pertamanya di Facebook ternyata tidak mendapatkan hasil apa-apa kecuali kehilangan uangnya untuk membayar iklan. Akhirnya dia kapok...!

Nah.. melalui artikel ini, saya ingin berbagi kepada Anda pembaca setia blog onino.web.id tentang 3 hal yang harus Anda tahu sebelum membuat iklan melalui Facebook Ads.

1.  Pahami Sudut Pandang Beriklan di Facebook


Bagi pengguna facebook pada dasarnya menggunakan media sosial bukan untuk kepentingan belanja ataupun berbisnis. Umumnya mereka akses facebook karena ingin melihat teman-temannya di dunia maya. Terlibat obrolan langsung dengan sahabat-sahabat semasa SMA atau SMP dulu.

Ilustari jelasnya seperti ini..

Pengguna facebook itu ibarat orang yang sedang berkendara di jalan raya. Orang di jalan raya yang begitu padat, masing-masing dengan tujuannya yang sudah pasti berbeda. Lalu ada lampu merah, dan saat semua pengendara berhenti. Beberapa pedagang asongan menawarkan air minum dan makanan ringan.

Jika Anda kebetulan sedang haus di kendaraan, mungkin Anda jadi tertarik dengan pedagang asongan tersebut karena di tangannya membawa beberapa botol minuman yang terlihat dingin dan menyegarkan. Hingga akhirnya Anda memanggil salah satu pedagang dan mulai membeli produknya, dan terjadilah transaksi jual beli. Anda membeli salah satu air mineral botol karena kebetulan di mobil tidak ada air minum dan Anda sendiri merasa haus.

Baca juga: Penjualan Meningkat 20% Dengan Memanfaatkan Database Pembeli

Coba amati dengan seksama...

Sebetulnya, sejak Anda berangkat dari rumah tujuannya bukan membeli air mineral dari pedagang asongan bukan? Bisa saja tujuan Anda sebenarnya adalah berangkat menuju kantor. Namun di tengah perjalanan Anda membeli air minum karena melihat pedagang asongan dan pas saat itu Anda sendiri merasa haus.

Nah.. sampai disini saya harap Anda sudah paham. Tidak semua orang yang melihat iklan di Facebook akan tertarik begitu saja apalagi sampai bertransaksi membeli produk Anda. Karena bisa jadi, saat itu dirinya tidak membutuhkan produk Anda.

Jadi ketika Anda membuat iklan di Facebook harus memahami kondisi pengguna tadi. Oleh sebab itu, buatlah iklan yang menarik dari segi gambar maupun teks yang dituliskan. Dan untuk meningkatkan hasrat pengguna Facebook membeli produk, berikan penawaran khusus semisal diskon atau beli 1 gratis 1.

2. Kenali Tujuan Spesifik Anda Beriklan


Banyak orang yang memulai membuat iklan di Facebook dengan tujuan umum yaitu menjual secara cepat dan banyak. Ini bukanlah tujuan spesifik!

Jika Anda pernah membaca ebook saya yang berjudul "Tingkatkan Penjualan dengan Sales Funnel" tentu sudah paham bahwa ada beberapa proses yang harus dilalui sebelum terjadi transaksi penjualan itu terjadi.

Anda tidak bisa hanya sekedar menggelar lapak dagangan di Facebook sementara pengguna lain hanya lewat saja di beranda. Jualan di Facebook sangat berbeda dengan jualan di pasar, Jika di pasar Anda cukup menggelar lapak dan orang-orang lah yang akan menghampiri lapak Anda. Karena orang yang datang ke pasar sudah pasti dia adalah orang yang siap membeli.

Baca juga: Iklan Facebook Memang Penting Tapi Itu Bukan yang Terpenting

Dengan mengenali tujuan spesifik akan membantu Anda membuat target iklan yang tepat sasaran. Beberapa contoh tujuan iklan adalah sebagai berikut:
  1. Menambah jumlah like Fanpage Anda
  2. Membuat pengguna membaca Facebook post di Fanpage Anda.
  3. Membuat pengguna melakukan like, share dan comment pada Facebook post  Anda
  4. Membuat pengguna keluar dari Facebook dan membaca post di website Anda
  5. Mengumpulkan email pengguna sebagai database prospek
  6. Menarik minat pengguna membeli produk Anda
  7. Mengajak pengguna mengikuti event/promosi Anda tawarkan.
Bagaimana? Sudah mulai terfikirkan apa tujuan spesifik iklan Anda?

Dengan mengenali tujuan spesifik, selain membantu Anda mengoptimasi iklan dapat juga membantu Anda dalam melakukan analisa terhadap data yang dihasilkan dari iklan Anda.

3. Siap-siap Bakar Uang


Minimal biaya facebook ads adalah Rp 10.000 perhari. Dengan uang tersebut, Anda harus benar-benar bisa menganalisa apakah iklan Anda dapat mencapai tujuan atau belum. Karena jika tidak, itu sama saja Anda membakar uang sia-sia. 

Pembayaran facebook ads bisa melalui rekening bank lokal (sistem prabayar), atau menggunakan credit card (pascabayar). Untuk cara melakukan pembayaran facebook ads mungkin bisa Anda cari tutorialnya di internet. Karena saya tidak akan menjelaskan hal itu sekarang.

Pada point ke-3 ini saya akan menekankan mengenai mental Anda ketika beriklan. Karena ada banyak orang yang langsung pesimis saat pertama kali beriklan hanya karena tujuannya tidak tercapai sementara biaya iklan tetap harus dibayar.

Saat Anda beriklan di facebook pada dasarnya Anda sedang membeli data. Dari data tersebut Anda bisa melakukan analisa dan menarik kesimpulan untuk optimasi iklan selanjutnya. Jadi, hampir bisa dipastikan untuk mendapatkan iklan yang bagus tidak bisa dengan hanya sekali beriklan saja. Butuh riset berkali-kali, analisa, optimasi, iklan lagi, analisa lagi dan optimasi lagi.

Baca juga: Cara Atasi Fanpage Facebook Unpublished

Anda harus siap dengan hal ini. Jangan mudah menyerah ketika iklan pertama Anda belum memuaskan. Anda hanya perlu mencoba dan mempelajarinya kembali. Tidak ada istilah bakar uang saat beriklan jika data yang Anda dapatkan dari iklan benar-benar digunakan sebagai data pendukung untuk mengambil keputusan.

Saya kira, dari ketiga point diatas sudah bisa memberikan sedikit gambaran kepada Anda yang saat ini ingin belajar beriklan di Facebook ads. Jangan berhenti dan mudah menyerah. Teruslah belajar dan berproses. Karena pada dasarnya, peningkatan pendapatan bisnis Anda akan mengikuti peningkatan skill dan kompetensi Anda sebagai pebisnis.

Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar di bawah ini, mari berdiskusi.

2 komentar

Trimakasih artikelnya sangat membantu bagi sy yg masih pemula

Terima kasih, ditunggu komentar diartikel yg terbaru

Mohon tidak melakukan SPAMING
EmoticonEmoticon