Foto Produk Mempengaruhi Penjualan Toko Online, Benarkah?

tips foto produk online shop

Sobatpreneur..

Beberapa hari yang lalu saya dan team melakukan PEMOTRETAN untuk beberapa produk toko online yang penjualannya lambat. Ternyata setelah melakukannya kemudian membagikan foto-foto terbaru tersebut ke berbagai channel distribusi kita, hasilnya cukup membuat saya terkejut. Penjualan untuk produk tersebut terjadi PENINGKATAN.

Lalu saya mulai membuat kesimpulan bahwa produk lama dengan foto baru akan memberikan IMPRESSI BARU juga dari calon pembeli atau reseller. Anda pun bisa mencoba melakukannya, membuat foto ulang untuk produk-produk lama Anda.

Banyak orang yang masih belum memahami urgensi sebuah foto produk, sehingga mereka melakukannya terkesan ASAL ADA. Padahal untuk membuat foto produk yang baik ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan.

Mengapa penting?

Sobatpreneur.. 

Bagi toko online, display produk yang dipajang di etalase adalah foto. Disinilah calon pembeli melakukan ANALISA, kemudian membuat KEPUTUSAN apakah akan membeli atau memilih untuk MENUTUP halaman toko online Anda dan beralih ke toko online lainnya.

Foto produk yang baik adalah real dan eye catching. Sekali lagi saya ulangi, foto produk yang baik untuk toko online haruslah real dan enak dipandang.

Jangan sampai Anda hanya mementingkan faktor eye-catching saja namun MENGABAIKAN realistis detail produknya. Tidak jarang saya melihat ini dilakukan oleh reseller online saat upload produk saya di instagram. Mereka menggunakan efek berlebihan, sehingga membuat warna menjadi berubah dan tidak sesuai dengan kenyataannya. Memang sih postingan yang diupload banyak menarik minat followernya, namun ini berbahaya.

Kok berbahaya?

Iya, karena foto produk yang tidak real dan mementingkan faktor eye-catching saja maka ini bukan lagi dinamakan dengan foto produk, melainkan sebuah KARYA FOTOGRAFI. Dan ini akan membuat ekspektasi pembeli menjadi TIDAK SESUAI dengan fakta ketika mereka telah menerima produk yang dibeli dari toko online Anda. Akan berujung pada rasa KECEWA, karena realita TIDAK SESUAI dengan ekspektasinya saat pertama kali melihat produk Anda.

Jadi sekali lagi, bedakan antara foto produk dan karya fotografi.

Dalam foto produk, kesamaan persepsi atas foto yang dilihat oleh banyak orang haruslah memiliki objektivitas yang setara. Sedangkan dalam karya seni fotografi, penilaian setiap orang menjadi relatif. Artinya, tidak ada karya foto yang JELEK. Karena bagi seorang fotografer, karyanya adalah karya yang bagus dan layak menurut sudut pandangnya.

Semoga Anda paham yaa. Amiin..

Oke, agar pembahasan lebih mengerucut, sampai disini saya bisa simpulkan setidaknya 3 hal untuk Anda: 
1. foto produk memiliki peranan penting dalam peningkatan penjualan toko online. 
2. foto produk baru akan memberikan impressi yang berbeda meskipun produknya sama
3. jangan takut berinvestasi untuk kepentingan foto produk Anda, misalnya kamera DSLR dan mini studio.
4. foto produk bukanlah karya digital imagine fotografi. Faktor real dan eye-catching harus seimbang.

Lalu bagaimana membuat foto produk yang baik dan menjual? nantikan share saya pada artikel berikutnya yaa. Follow akun twitter @onino99

Mohon tidak melakukan SPAMING
EmoticonEmoticon