Jika Bisa Bisnis Saat Kuliah, Kenapa Harus Menunggu Wisuda?

mengapa mahasiswa harus berbisnis

Merintis bisnis bukanlah perkara yang instant semudah Anda menggoreng telor ceplok mata sapi. Ya! Sama sekali bukan seperti itu!. Ada rangkaian proses yang harus Anda lewati, melalui berbagai tingkatan ujian mental untuk menjadi seorang entrepreneur.

Tidak sedikit mereka yang masih di bangku kuliah memiliki motivasi tinggi untuk mencoba-coba peluang bisnis yang bisa mereka jalankan sambil kuliah. Beruntunglah mereka yang sudah memulai lebih dulu, karena itu berarti mereka sedang mempercepat meraih impian menjadi seorang pebisnis sukses.

Jika saat ini Anda masih duduk di bangku kuliah, cobalah untuk menyimak 5 alasan mengapa Anda harus memulai bisnis sekarang juga. Silahkan lanjutkan membaca baik-baik.

1. Kalau Bisa Membuka Lapangan Kerja, Kenapa Harus Melamar Kerja

Fakta yang harus Anda tahu saat ini bahwa ada lebih dari 4,8 juta mahasiswa di Indonesia, dan kebanyakan dari mereka sulit menemukan pekerjaan setelah lulus kuliah. Padahal jika Anda mampu mengembangkan suatu bisnis selama masih belajar di universitas, hal tersebut sesungguhnya telah membuat Anda berperan nyata dalam menciptakan lapangan pekerjaan. 

Bukan hanya untuk Anda, tetapi juga untuk teman seangkatan bahkan orang-orang lain. Jelas ini telah menjadi pembeda besar antara Anda dengan mahasiswa lainnya. Jangan berkecil hati memulai bisnis dengan bidang yang sama sekali belum pernah Anda temui. Karena pada kenyataannya, kebanyakan lulusan universitas memiliki sedikit sekali relevansi antara disiplin ilmu yang dipelajarinya selama di universitas dengan dunia kerja. Jika demikian, bukankah lebih baik jika Anda bekerja di perusahaan sendiri?

2. Masa Muda Adalah Waktu yang Tepat untuk Gagal

Berbagai pilihan dan resiko finansial terkadang perlu Anda hadapi untuk berhasil dalam bisnis. Tak perlu takut gagal, karena kegagalan memang cepat atau lambat akan Anda alami. Oleh sebab itu, daripada Anda gagal saat usia tua, saat dimana Anda sudah mendapatkan peran yang vital dalam keluarga. Bukankah akan lebih mudah jika Anda gagal di usia muda? Efek kegagalan tidak akan berdampak kepada banyak orang.

Ketika Anda gagal, tak perlu frustasi berlebihan. Anda hanya perlu cepat bangkit dan mengambil kuda-kuda untuk kembali berdiri tegap. Mengambil pelajaran dari satu kegagalan itu lebih berharga daripada Anda bersorak-sorak ketika tim sepak bola kesayangan Anda berhasil merobek gawang lawan. Habiskan jatah gagal Anda diwaktu muda, agar saat masa tua sudah tidak ada lagi kegagalan yang fatal.

3. Akses terbaik untuk sumber daya

Harus Anda sadari bahwa lingkungan kampus memberikan Anda banyak relasi. Berada di universitas yang memiliki ribuan mahasiswa untuk mengetes ide Anda dalam melakukan riset pasar. Bahkan jika Anda beruntung, terkadang universitas juga menyediakan dana finansial untuk membantu bisnis Anda, akses gratis untuk buku-buku mahal dan laporan riset pasar di perpustakaan, dan keuntungan yang dapat diperoleh dari himpunan-himpunan entrepreneur dan unit kegiatan mahasiswa.

Universitas adalah tempat yang sangat baik untuk Anda membangun networking. Anda dapat mendatangi teman Anda yang orang tuanya adalah entrepreneur atau professor yang memahami satu atau dua hal tentang menjalankan bisnis. Anda akan menjadi orang yang paling merugi jika melewatkan kesempatan-kesempatan itu, tidak sedikitpun mencoba untuk mengambil keuntungan dari kesemuanya itu.

4. Sekarang Jamannya Mahasiswa Transfer Uang Jajan Ke Orang Tua.

Memulai bisnis di usia muda akan membuat Anda jelas berbeda daripada orang lain yang seusia. Saat kebanyakan dari mereka masih mengandalkan uang orang tua untuk sekedar membeli pulsa atau mengisi paket internet. Anda justru sudah bisa membelikan pulsa dan susu berkalsium tinggi untuk kedua orang tua. Coba Anda bayangkan, bagaimana perasaan orang tua terhadap Anda?

Muda, Kreatif, Inovatif dan Mandiri sepertinya cocok menjadi predikat Anda pengusaha muda yang menjadi kebanggaan keluarga. Uang memang bukan satu-satunya cara untuk berbakti kepada orang tua. Tapi saya kira semua orang akan setuju bahwa dengan uang, akan mempermudah bakti Anda kepada mereka yang telah berjasa membesarkan Anda.

5. Inti dari Mencari Ilmu Adalah Pengamalan.

Jika Anda sudah bisa sukses, mengamalkan ilmu, menghasilkan banyak pengalaman di usia muda, lantas mengapa harus menunggu wisuda?. Hei! Bukankah inti dari belajar adalah mengamalkan ilmu yang bermanfaat untuk orang banyak? Bayangkan jika Anda masih muda tapi memiliki banyak pengalaman, apa jadinya Anda s5 dan 10 tahun kedepan? Anda bisa menjadi seorang yang ahli dalam satu bidang bisnis.

Saat kelulusan dan pengumuman IPK, Anda tidak perlu khawatir tidak kebagian lapangan pekerjaan. Bahkan Anda bisa merekrut mahasiswa lulusan terbaik di kampus Anda sebagai tenaga ahli atau asisten pribadi. Dikalam teman-teman yang lain lulus kuliah mereka gencar menyebar lamaran kerja, Anda malah lulus sibuk menyeleksi penerimaan lamaran kerja orang-orang yang ingin bergabung kedalam bisnis Anda. Tak perlu lagi Anda melamar kerja, Anda hanya perlu melamar kekasih pujaan sebagai asisten pribadi dunia akhirat. WOW!