9 Fakta Mengapa Bisnis Anda Harus Go Online

data terbaru peluang bisnis
Data Terbaru Peluang Bisnis Online

Anda akan memulai bisnis online tapi masih ragu dengan prospek jangka panjangnya?

Atau 

Anda sudah memiliki bisnis dan ingin mengembangkan bisnisnya melalui internet?

Di era internet yang semakin berkembang saat ini ternyata masih banyak orang (atau bahkan Anda salah satunya) yang masih ragu untuk meng-online-kan bisnis mereka. Salah satu alasannya adalah tidak mengetahui seberapa besar prospek internet terhadap kemajuan bisnis Anda saat ini. Dalam artikel ini akan dibahas 9 fakta pendukung mengapa bisnis Anda harus go online.

1. Bertambahnya Perangkat Mobile

Menurut data yang dimiliki TNS Yahoo Indonesia periode 2011-2012 mencatat terjadinya penurunan akses internet melalui warnet, kenaikan justru terjadi melalui penggunaan mobile device untuk terkoneksi ke internet. Pengguna mobile device seperti smartphone dan tablet meningkat sangat pesat. Perlu Anda ketahui bahwa mobile device tidak hanya didominasi oleh merek-merek besar seperti Samsung, Apple, Nokia, Blackberry, namun dengan berjamurnya gadget buatan Cina ternyata memberikan dampak yang cukup besar terhadap peningkatan penggunaan mobile device.

2. Tarif Internet Semakin Terjangkau

Tarif akses internet saat ini semakin murah, bisa dijangkau oleh masyarakat kalangan menengah kebawah. Provider seluler terus berlomba-lomba menurunkan biaya akses internet hingga hanya  Rp 49,000 per bulan. Tentu saja jangkauan masyarakat terhadap akses internet semakin terbuka luas karena murahnya biaya atau tarif internet saat ini.

3. Peningkatan Jumlah Pengguna Internet

Pada tahun 2012 saja, jumlah pengguna internet di Indonesia tercatat lebih dari 60 juta orang, terjadi pertumbuhan lebih dari 30 persen. Bahkan dalam catatan dunia, saat ini Indonesia menempati peringkat ke-4 sebagai negara dengan pengguna internet paling banyak di Asia.  Semakin banyak orang yang terkoneksi dengan internet tentu saja akan semakin memudahkan bisnis Anda dikenal banyak orang jika sudah go online.

4. Situs Jejaring Sosial Semakin Beragam

Semakin banyaknya situs jejaring sosial atau media sosial turut meningkatkan minat masyarakat terhadap tren belanja online. Data terakhir yang tercatat Internet world stats (2012 Q2) terdapat pengguna Facebook aktif di Indonesia lebih dari 40 juta , sedangkan Twitter memiliki lebih dari 30 juta pengguna. Jumlah yang sangat fantastis untuk meningkatkan pangsa pasar bisnis Anda

5. Data Transaksi Melalui Internet

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh lembaga riset International Data Corporation (IDC), nilai transaksi jual beli melalui internet di Indonesia tahun 2011 tercatat sebesar 3,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 30 triliun. Sedangkan hasil survei dari Master Card Worldwide pada bulan Februari lalu, tren peningkatan belanja online sebesar 15 persen di Indonesia, dan ini akan terus terjadi peningkatan selama enam bulan ke depan.

6. Peningkatan Kelas Menengah

Penyebab semakin meningkatnya transaksi belanja online di Indonesia salah satunya karena semakin baiknya pertumbuhan perekonomian, dengan begitu tumbuhnya kelas menengah keatas semakin cepat terjadi. Bahkan data dari Bank Dunia mencatat bahwa 56,5 % populasi Indonesia atau sekitar 134 juta jiwa termasuk dalam kategori kelas menengah, dengan nilai belanja berkisar antara 2-20 dollar AS setiap harinya.

Padahal menurut data tahun 2009, hanya 3 persen pengguna internet yang berbelanja secara onlinedi Indonesia. Namun, saat ini sudah mencapai 6 persen dari pengguna internet. Angka ini terus meningkat setiap harinya.

7. Jenis Produk Belanja Online Semakin Beragam

Menurut survei global terbaru yang dilakukan oleh Nielsen Online, mencatat lebih dari 85 persen populasi online dunia telah menggunakan internet sebagai media transaksi jual beli. Sedangkan dalam skala nasional, 50% pembeli online di Indonesia menggunakan Facebook, dan yang menggunakan Kaskus sebesar 49,2%. 

Jenis produk yang bisa diperjualbelikan melalui online sangat banyak ragamnya. Beberapa kategori produk tersebut antara lain fashion, elektronik, buku, hingga peralatan rumah tangga. Produk fashion tercatat sebagai produk yang paling diminati dalam belanja online yakni sekitar 60,8%.

8. Demografi Peminat Jual Beli Online

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Kompas pada tahun 2012, sebanyak 53,2 % responden yang berbelanja secara online adalah mereka yang pengeluarannya lebih dari Rp 2 juta per bulan. Dengan profesi mereka adalah karyawan swasta (33,9 persen) dan wiraswasta (19,4 persen). Selain itu, belanja online ternyata diminati juga oleh para pelajar dan mahasiswa (19,9 persen).

9. Kemudahan Cara Pembayaran


Dalam melakukan transaksi, sebanyak 70 % konsumen belanja online di Indonesia memilih transfer uang antar rekening sebagai cara pembayaran. Sedangkan sisanya memilih melakukan pembayaran dengan kartu kredit. Dan sebanyak 11,5 % memilih untuk menggunakan kartu kredit, sisanya yaitu 13,1 % memilih untuk membayar lunas saat barang pesanan diantarkan.

sumber: http://portalpengusaha.com/bisnis-online/data-prospek-belanja-online--bisnis-online