Maksimalkan Foto dan Caption untuk Promosi LINE@ (Part-3)

Hallo sobatpreneur,

Artikel ini adalah lanjutan dari artikel Optimasi Paid Promote untuk Menambah Adders LINE Official Anda (Part-2). Terima kasih bagi yang sudah setia menunggu hingga artikel ini saya tulis. Seperti pada janji saya sebelumnya, kita akan bahas bagaimana cara membuat foto dan caption untuk paid promote LINE@,

Jika Anda pemilik akun bisnis LINE@ dan ingin menambah adders dengan cara promosi berbayar ke akun LINE publik, sebaiknya pilih topik menarik yang dapat dijadikan bahan untuk promosi berbayar.

Ini sangat penting untuk diperhatikan. Jangan Anda langsung menjadikan foto produk sebagai bahan untuk promosi. Karena tipe paid promote seperti ini sangat tidak efektif untuk menambah adders. Anda dapat mencari topik lain yang dirasa menarik serta masih berkaitan dengan produk Anda.

Ingat!! Orang tidak suka dengan iklan, dan orang tidak suka disuruh beli produk. Oleh sebab itu Anda harus kreatif mencari topik lain. Dan satu hal lagi, tujuan Anda paid promote adalah menambah adders LINE Offical, bukan langsung jualan. 

Misalnya saja Anda menjual sepatu pria, maka Anda bisa menjadikan informasi tentang cara mengikat tali sepatu tercepat sebagai topik untuk memancing rasa penasaran. 

Buat foto menarik, misalnya dengan menggunakan foto seperti ini

Contoh foto
Lalu saya menambahkan caption untuk lebih memperkuat rasa penasaran. Kira-kira seperti ini caption-nya:

Percaya atau tidak, riset membuktikan bahwa 8 dari 10 Pria telah SALAH dalam mengikat sepatu. Dan sebagian besar terjadi semenjak mereka usia Sekolah Dasar.

Nah lhoo.. coba cek videonya cara mengikat tali sepatu dengan benar dan cepat

Klik disini
http://line.me/ti/p/%40sepatupria99
http://line.me/ti/p/%40sepatupria99

Pastikan Anda bukan salah satu dari 8 orang yang salah mengikat tali sepatu.

Lalu pada akun jualan saya kasih link video di greeting message. Jadi ketika ada orang yang follow akun jualan saya langsung dikirim pesan otomatis yang berisi link video tadi.

Kalau orang sudah add LINE Official Anda berarti dia sudah bisa menerima broadcast pada saat ada produk baru. Itu artinya prospek untuk calon pembeli semakin bertambah juga.

Jadi kesimpulannya begini, ketika Anda ingin paid promote, lakukan 5 hal berikut ini:

1. Kenali tujuan Anda paid promote.
2. Cari akun publik yang sesuai dengan target market Anda.
3. Pilih topik menarik dan unik
4. Buat foto untuk memperkuat rasa penasaran
5. Tulis caption dalam bentuk penggalan cerita. Jadi ketika orang ingin mengetahui kelanjutan ceritanya harus follow akun LINE Anda

Baiklah, artikel ini adalah part-3 sekaligus bagian terakhir yang membahas strategi paid promote LINE@. Saya harap Anda dapat memahami apa yang saya tulis dan informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Oiyaa jika Anda berminat paid promote di akun publik saya, silahkan komen di bawah artikel ini yaaa. Sebutkan juga tipe akun Anda apa. Apakah akun publik atau akun bisnis?

Klik disini http://line.me/ti/p/%40ycy3953c

Baca part lainnya : Teknik Promosi Berbayar LINE@ untuk Menambah Adders (Part-1)

Optimasi Paid Promote untuk Menambah Adders LINE (Part-2)

Setelah pada postingan sebelumnya saya menjelaskan beberapa kesalahan dalam melakukan paid promote LINE Official, sesuai janji saya, saatnya kini untuk membahas cara membuat caption dan foto menarik untuk paid promote.

Sebelum memulai membuat caption, mohon kenali terlebih dahulu apa tujuan Anda memperbanyak adders LINE Official.

  • Apakah untuk jualan produk?
  • Bisnis jualan database? atau,
  • Untuk membangun komunitas?
Dengan melakukan hal ini akan membantu Anda membuat foto dan caption yang sesuai dengan tujuan.

Ada dua kategori akun LINE Official yang saat ini banyak aktif. Pembagian dua kategori ini secara umum saja, saya tidak membaginya secara detail.

Kategori akun publik


Adalah akun besar yang mengangkat topik-topik tertentu. Misalnya tentang tips bisnis, akun tentang keagamaan, akun hiburan (humor dan berita gosip). Tujuan dibuat akun publik adalah untuk memperbanyak adders. 

Mereka secara rutin posting konten setiap hari, berbagi informasi menarik. Semakin unik informasinya maka akan semakin menarik dan membuat orang lain ingin follow/add.

Akun publik ini biasanya dibuat akun buzzer, yaitu akun yang menerima jasa promosi akun LINE Official lainnya. Tarifnya beraneka ragam, semakin banyak adders mereka maka akan semakin tinggi biaya promosi di akun tersebut.

Bagi Anda pemilik akun publik, membuat caption dan gambar menarik tidak serumit pemilik akun bisnis.

Seorang Admin akun publik hanya perlu membuat foto yang bisa memunculkan rasa penasaran bagi yang melihatnya, dan menulis caption dengan judul yang membuat orang kebelet untuk follow akun publik Anda. Seperti contoh berikut.

Contoh foto
Saya menggunakan foto diatas untuk melakukan paid promote ke salah satu akun publik. Dan dengan menulis caption sebagai berikut:

Pria Ini Terkejut, Berjumpa Dengan Malaikat Maut yang Akan Mencabut Nyawanya.

Alkisah pada masa Nabi Sulaeman ada seorang pria yang terkejut bertemu dengan malaikat maut yang akan mencabut nyawanya. Karena ketakutan, si pria meminta kepada Nabi Sulaeman untuk mengirim dirinya ke suatu negeri yang jauh dari tempat tersebut. Dengan tujuan menghindari malaikat maut.

Kemudian Nabi Sulaeman mengabulkan permintaannya, dan atas izin Allah pria tersebut dalam sekejap mata sudah berada di negeri yang jauh dari keberadaan malaikat maut.

Namun apa yang terjadi....ternyata...

Baca lanjutan kisahnya,
Go Follow
http://line.me/ti/p/%40ycy3953c
http://line.me/ti/p/%40ycy3953c

Setelah saya paid promote menggunakan foto dan caption tersebut, akun LINE Official saya bertambah adders sampai 1300 orang. Wuiiihh lumayan juga kan?

Dengan memancing rasa penasaran yang kuat, orang-orang akan follow akun kita. Dan pada saat mereka follow, saya berikan URL untuk membaca lanjutan ceritanya yang saya tulis di greeting message.

Jadi saat orang pertama kali add langsung dikirim greeting message tersebut, dan bisa melanjutkan membaca ceritanya. Dan yang terpenting, dia sudah menjadi adders kita. Hehe

Kategori akun bisnis


Akun bisnis ini seringkali dimiliki oleh para pelaku bisnis online. Mereka menjadikan Line sebagai salah satu media untuk dapat terhubung dengan calon pembeli.
Tentu saja, bagi pemilik akun bisnis semakin banyak adders maka akan semakin luas menjangkau prospek pembeli dan akan semakin tinggi peluang terjadinya penjualan.

Lalu bagaimana membuat foto dan caption dengan Tipe Akun Bisnis seperti ini?

Strategi Paid Promote untuk Menambah Adders LINE (Part-1)

cara promosi line at, paid promote line-at, promosi berbayar line official


Sobatpreneur..

Saat saya membuka jasa paid promote untuk LINE, ternyata banyak pengguna jasa saya yang masih kurang optimal dalam memanfaatkan paid promote. Akibatnya penambahan adders yang didapatkan pun tidak terlalu memuaskan. Akhirnya saya putuskan untuk tidak menerima jasa terlebih dahulu. Karena, keberhasilan paid promote sangat bergantung kepada foto dan caption yang digunakan untuk promosi.

Sebanyak apapun akun publik yang mempromosikan LINE Anda, jika foto dan caption tidak menarik sudah pasti penambahan adders hanya beberapa saja atau bahkan tidak ada. Padahal Anda sudah mengeluarkan uang untuk bayar jasa. Sayang sekali bukan?

Jika Anda saat ini ingin menambah adders LINE dengan melakukan promosi berbayar (paid promote), ada baiknya menyimak terlebih dahulu kiat-kiat melakukan paid promote yang efektif seperti apa. Karena pada dasarnya, Anda tidak membayar penambahan adders, melainkan membayar jasa post iklan dan BC. Maka sekali lagi saya tegaskan : 

Sukses atau tidak Paid Promote tergantung dari bagaimana Anda membuat foto dan caption yang menarik.

Saya akan menjelaskannya kepada Anda melalui artikel ini. Namun saya juga ingin meminta bantuan kepada Anda untuk menyebarkan artikel ini melalui sosial media. Bersediakah Anda membantu? klik saja salah satu tombol share pada bagian bawah artikel setelah Anda selesai membaca.

Jika tidak bersedia, Anda tidak perlu melanjutkan membaca artikel ini

Namun jika tidak keberatan silahkan dilanjut. Karena saya percaya, Anda orang baik dan akan membantu saya. Terima kasih sebelumnya yaa :)

Mari kita lanjutkan pembahasan.


3 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Promosi Berbayar di LINE (Paid Promote)


1. Langsung jualan (Hard selling)


Saya pernah menerima jasa PP dan salah satu klien mengirimkan foto dan caption langsung jualan. Ya! Fotonya berupa produk, kemudian caption berupa keterangan produk beserta informasi cara ordernya.

Tidak ada orang yang senang disuruh beli ini dan itu, dan tidak ada juga orang yang senang dengan iklan. Oleh karena itu, jenis foto dan caption langsung jualan sangat sedikit sekali menarik minat orang. 

Anda tidak percaya?

Sekarang coba fikirkan, ketika Anda menonton salah satu acara televisi kemudian saat sedang asik nonton tiba-tiba harus terpotong iklan. Anda tentu merasa terganggu bukan? Bahkan tak jarang akhirnya memindahkan channel televisi untuk melihat program lain daripada harus menonton iklan.

Atau bisa juga ketika Anda sedang asik menonton video di youtube, tiba-tiba iklan muncul. Lalu apa yang Anda lakukan? Membiarkan iklan tersebut tayang sampai akhir atau memencet tombol "SKIP" (Lewati iklan) ??

Sudah jelas bukan? Menggunakan foto dan caption dengan isi iklan jualan tentu tidak akan membuat orang tertarik untuk follow akun LINE OFFICIAL Anda. Jangan sampai paid promote Anda boncos, alias tidak memberikan penambahan adders yang signifikan.

2. Salah pilih Akun Publik Sebagai Media Paid Promote


Perlu diketahui, bahwa aders pengguna di LINE yang akunnya Anda bayar untuk jasa promosi itu terdiri dari berbagai kalangan. Baik itu jenis kelamin, usia, maupun ketertarikan masing-masing pengguna. Tentunya ini tidak efektif ketika Anda menjual produk yang tujuan pembelinya mengarah pada target pasar khusus misalnya para ibu-ibu, sedangkan kebanyakan addersnya adalah remaja atau anak kuliahan.

Anda harus menyesuaikan target iklan dengan produk Anda. Jika Anda menjual hijab atau aksesoris kerudung silakan untuk melakukan promosi berbayar dengan akun-akun dakwah islami. Karena pengguna kerudung adalah perempuan muslim saja, maka Anda harus memilih adders yang banyak perempuan muslimnya. Dengan begitu antara produk dan adders menjadi tertarget, dan peluang terjadinya penjualan lebih besar.

Sampai sini paham?


3. Asal Murah


Tidak sedikit orang yang memutuskan untuk memilih akun publik sebagai media promosi berbayar hanya berdasarkan harga murah. Padahal keberhasilan promosi berbayar bukan dari seberapa murah Anda membeli jasa, melainkan dari seberapa efektif penambahan adders setelah Anda melakukan promosi berbayar.

Memilih yang murah memang tidak salah, bagus malahan, Tapi jangan lupa inti dari promosi berbayar Anda adalah menambah adders LINE, bukan membayar murah namun tanpa hasil yang memuaskan.

Berhasil atau tidaknya adders Anda bertambah bukanlah tanggung jawab pemilik akun publik LINE yang Anda gunakan jasanya untuk promosi. Kewajiban seorang admin akun publik hanya sebatas memposting iklan Anda.

Sesuaikan topik akun LINE yang akan Anda pilih sebagai jasa promosi berbayar dengan kebutuhan Anda dalam mencari calon pembeli/pelanggan. Bukan asal murah yaaa :)

Lalu bagaimana cara efektif membuat foto dan caption yang menarik agar saat Anda paid promote banyak mendapatkan adders baru? 

Saya akan menjelaskan bagaimana caranya setelah banyak yang share artikel ini di sosial media , sesuai janji Anda pada saat awal membaca tulisan ini.

Setelah Anda share artikel ini, silahkan baca lanjutannya >> Strategi Paid Promote untuk Menambah Adders LINE (Part-2), spesial untuk Anda yaa. 

Jualan Online Itu Sulit, Tapi Akan Terus Menyulitkan Jika Tidak Mempelajarinya

cara laris jualan online

Sebenarnya, jualan online itu mudah, secara konsep sama seperti jualan pada umumnya. Anda mencari produk kemudian menjualnya kembali dengan selisih harga sebagai keuntungannya.

Namun secara teknis antara jualan online dan jualan offline sangat jauh berbeda. Dalam hal mencari produk, mendatangkan pembeli dan juga cara melakukan pembayaran pun sangat berbeda.

Saat jualan online, Anda harus menggunakan berbagai media dan tools digital untuk menjalankan bisnisnya. Karena antara Anda dan calon pembeli tidak saling bertemu. Untuk itulah bagi Anda yang ingin menjajal jualan online perlu kiranya belajar mengenai penggunaan media yang tepat untuk bisnis Anda.

Jika saat ini Anda termasuk salah satu orang yang ingin memulai jualan online namun masih bingung bagaimana cara memulainya, silahkan baca-baca artikel yang saya tuliskan di blog ini.

Jangan Asal Untung


Setiap transaksi penjualan harus memberikan keuntungan untuk Anda. Namun banyak sekali orang yang gagal paham dalam mengartikan keuntungan. Sehingga mereka terlalu tipis mengambil keuntungan. Dalam fikirannya, semakin harga murah maka semakin cepat terjadi penjualan dan semakin sering mendapatkan keuntungan.

Untuk memahami lebih banyak penjelasan saya tentang ini, Anda bisa membaca tulisan saya sebelumnya yang berjudul 87% Dropshiper masih salah dalam menentukan harga.

Menjadi seorang pebisnis dan pedagang memang sekilas tampak sama. Karena keduanya sama-sama dituntut harus dapat menghasilkan penjualan. Akan tetapi ada perbedaan yang mendasar antara keduanya.

Setiap pebisnis itu pedagang, namun tidak setiap pedagang adalah pebisnis.

Seorang pedagang lebih banyak fokus terhadap selling. Tujuan mereka adalah transaksi harian, memikirkan penjualan, dan perkembangan omset setiap harinya. Namun seorang pebisnis tidak demikian. Bagi pebisnis merancang sistem penjualan adalah pencapaian yang harus mereka bangun sejak dini. Setiap hari adalah perencanaan dan pelaksanaan strategi.

Membangun database pembeli, menyimpan data tersebut sebagai asset digital yang suatu saat bisa dioptimalkan untuk mendatangkan repeat order. Ini salah satu perbedaan yang paling mencolok antara pebisnis dengan pedagang.

Apakah Anda pernah membeli martabak kemudian si penjualnya meminta nomor Hp atau email Anda? Saya kira tidak ada.

Baca juga: Mengapa Harus Membuat Akun Bisnis Anda di Berbagai Media Sosial?

Tapi jika Anda mengunjungi web toko online besar, Anda akan ditawarkan kupon diskon dengan hanya memasukkan alamat email kedalam database mereka. Database ini adalah sumber traffic dan sumber data untuk penjualan mereka.

Selain database, seorang pebisnis fokus membangun sistem. Sistem ini akan berlaku jangka panjang hingga pada suatu hari nanti, seorang owner tidak perlu lagi turun tangan mengjalankan bisnisnya karena sudah auto pilot.

Semua Pebisnis Berawal dari Pedagang


Inti dari bisnis apapun di dunia ini adalah penjualan. Menjalani segala sesuatunya sendirian memang bukan perkara mudah. Perlu ketekunan dan kerja keras tanpa mengenal lelah. Jika Anda saat ini masih menjalankan bisnis sendiri, itu bagus. Biarkan Anda melatih diri, belajar flow marketing, belajar selling sebelum nanti mendelegasikan semuanya kepada karyawan.

Jangan malas membaca hal baru seputar ilmu penjualan. Dunia saat ini bergerak begitu cepat dengan bantuan teknologi. Jika Anda terlambat, maka Anda akan tergilas oleh perubahan. Orang sukses adalah mereka yang cepat melakukan adaptasi. Sehingga perusahaannya berjalan terus sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman.

Satu hal yang patut diingat, setiap peningkatan diawali dengan keterbatasan pada awalnya. Maksudnya adalah..ketika Anda terpentok oleh satu masalah itu berarti Anda harus belajar hal baru untuk mencari solusinya. Dan ketika Anda berhasil memecahkannya itu berarti Anda sudah belajar hal baru dan berhasil meningkatkan kompetensi Anda.

Jadi jangan takut dengan masalah, karena itu adalah tantangan Anda agar belajar ilmu baru. 

Jika saya ingin memberitahukan kepada Anda bagaimana cara melakukan jualan online yang saya tulis dalam bentuk ebook, apakah Anda bersedia mempelajarinya dengan serius?


Jika iya, silahkan kunjungi link berikut ini --> Dropship Mastery

Saya tunggu keputusan terbaik Anda..

Kenapa Harus Membuat Akun Bisnis Anda Di Berbagai Sosial Media?

logo all social media

Mungkin Anda pernah berfikir bahwa membuat satu akun sosial media saja sudah cukup. Dan ketika Anda melihat kompetitor memiliki beberapa akun sosial media di setiap platform, Anda menganggap itu hanyalah membuang-buang waktu dan tenaga. Karena mengurus sosial media untuk jualan online memerlukan pengorbanan waktu dan tenaga yang tidak bisa dibilang sedikit.

Padahal pemikiran Anda sangat keliru. Engagement adalah sebuah taktik pemasaran yang perlu Anda ketahui saat ini. Sekarang adalah jamannya internet yang akan memudahkan seorang marketer untuk melakukan Engagement Marketing.

Engagement adalah proses pemasaran yang melibatkan calon pembeli. Antara penjual dan calon pembeli berinteraksi hingga akhirnya melakukan transaksi jual-beli. Dengan membuat berbagai akun di platform sosial media yang berbeda maka akan memperbesar peluang interaksi dengan banyak calon pembeli.

Coba saja Anda bayangkan, antara Anda memiliki 1 toko dengan memiliki 5 toko, kira-kira mana peluang yang lebih menjanjikan mendatangkan pembeli baru setiap harinya?

Ya! Saya kira Anda satu pemikiran dengan saya. 5 Toko berpeluang lebih besar dalam meraup kuantiti penjualan dibandingkan dengan hanya memiliki satu toko saja.

Baca juga: Manfaatkan Update Status Facebook untuk Pemasaran Bisnis Anda

Lagipula, tidak semua orang menggunakan instagram, tidak semua orang menggunakan facebook, tidak semua orang menggunakan line, dan tidak semua orang menggunakan twitter. Ini artinya beberapa orang hanya menggunakan salah satunya saja.

Dengan adanya akun jualan online di berbagai media sosial memungkinkan brand toko Anda lebih cepat dan mudah diingat. Konon katanya, ingatan seseorang akan lebih melekat jika informasi baru yang masuk ke dalam fikirannya terus diulang selama 3 kali. Mungkin ini juga yang membuat beberapa brand besar yang sudah beriklan di TV namun masih tetap memasang iklan billboard di pinggir jalan dan beberapa media cetak.

Semakin sering orang melihat dan mendengar brand toko online Anda, semakin melekat ingatan orang-orang terhadap produk yang Anda jual.

Menghadapi Persaingan Bisnis Dropship Toko Online 2017, Anda Sudah Siap?

menghadapi persaingan bisnis online shop 2017


Sering kita lihat iklan di televisi saat ini yang menawarkan kemudahan belanja online melalui marketplace maupun e-commerce. Disadari atau tidak, dengan gencarnya perusahaan besar terjun di bisnis toko online telah memberikan edukasi terhadap masyarakat secara luas tentang kemudahan belanja online.

Namun bersamaan dengan itu, ternyata iklan-iklan di televisi itu menumbuhkan juga minat orang-orang untuk memulai bisnis jualan online. Akibatnya semakin banyak bermunculan pemain-pemain online shop lokal. Bagi Anda yang sudah memulai bisnis dropship, mungkin sudah merasakan persaingan yang semakin ketat. Terutama persaingan harga yang sudah saling banting-bantingan.

Dengan fenomena yang ada saat ini, tentu saja dibutuhkan kreatifitas lebih untuk mampu bersaing dengan penjual online lainnya. Memulai bisnis hanya butuh keberanian, namun saat menjalankan dan mengembangkannya dibutuhkan ilmu yang sejalan dengan realita saat ini.

Sudah siapkah diri Anda menghadapi persaingan toko online di tahun 2017 ?

1. Strategi Harga Kompetitif


Menetapkan harga jual tidak bisa seenaknya. Diperlukan perhitungan yang jelas agar bisnis Anda dapat bertahan. Jangan salah lhoo, banyaknya penjualan terkadang bisa saja tidak sebanding dengan besarnya keuntungan jika harga jual yang Anda tetapkan asal-asalan.


Bisa saja hal ini pun dialami oleh Anda. Sebelum terlambat, sebaiknya segera cek apakah harga jual yang Anda tentukan sudah sesuai dengan kebutuhan perputaran bisnis Anda?

Saya sudah pernah menuliskan tips bagaimana cara menentukan harga jual. Mungkin ini bisa menjadi referensi tambahan untuk Anda. Silahkan baca penjelasan lengkapnya disini >> Strategi Menentukan Harga Jual Onlien Shop

2. Keluar Dari Zona Merah


Zona merah disini adalah istilah pengganti untuk persaingan perang harga yang sudah berdarah-darah. Misalnya saja Anda menjual sepatu pria, kemudian sudah terlalu banyak persaingan harga yang tidak sehat. Segeralah pindah haluan, beranikan diri keluar dari zona perang harga tersebut.

Caranya bagaimana? Tetap fokus lanjutkan membaca sampai akhir yaa.


Metode Zoom in - Zoom out


Zoom in, artinya Anda memilih strategi jualan yang lebih spesifik. Seperti contoh diawal, jika Anda menjual sepatu pria semua model, cobalah melakukan zoom in dengan hanya menjual satu model saja misalnya hanya menjual sepatu boot pria kulit sapi.

Dengan begitu, Anda sudah membuat perbedaan dari toko online sejenis. Dan dengan perbedaan itu, Anda sudah menarik diri keluar dari persaingan harga. Meskipun tidak secara utuh lepas karena masih menjual dalam kategori yang sama. Tapi paling tidak, mengurangi persaingan yang terlalu luas.

Zoom out, artinya Anda melakukan generalisasi atas produk yang Anda jual. Masih dengan contoh sepatu pria, dengan melakukan zoom out, bisa saja Anda menjual produk pelengkap lainnya seperti kaos kaki dan pembersih sepatu. 

3. Pelayanan Konsumen


Pelayanan konsumen ibarat anak panah. Bagaimana cara customer service berhubungan dengan calon pembeli adalah faktor penentu keberhasilan terjadinya sales. Semakin ramah, semakin baik. Semakin private semakin memuaskan.

Penting disadari, bahwa setiap orang di dunia ini unik. Artinya, Anda tidak bisa memperlakukan semua orang dengan hanya satu cara. Perlu berbagai trik dan kemampuan membaca karakter untuk membuat hubungan dan komunikasi dengan calon pembeli berujung pada transaksi.

Baca juga : 3 Teknik Dahsyat Melayani Pembeli Online Sampai CLOSING

3 Hal diatas bisa menjadi bekal dasar untuk Anda menghadapi persaingan bisnis toko online tahun 2017. Meskipun memang masih perlu dilakukan optimasi dari sisi lainnya. Semisal, disiplin dalam mencatat transaksi harian dan pembenahan dalam sisi manajemen lainnya.

Penting diingat, bahwa kita tidak bisa menghindar dari persaingan bisnis. Itulah tantangan sebagai seorang entrepreneur. Semakin besar mimpi dan cita-cita Anda, maka semakin besar pula rintangan yang dijumpai. Jangan menyerah, meski saya tahu ini tidak mudah.

Hindari 3 Kebiasaan Ini Jika Tidak Ingin Bisnis Anda Gagal

3 hal yang membuat anda gagal dalam bisnis

Hampir dapat dipastikan bahwa kekhawatiran setiap orang yang menjalankan bisnis salah satunya adalah mengalami kegagalan ditengah jalan. Terlebih lagi bagi Anda yang belum memulainya, rasa khawatir gagal lebih mendominasi dari pada kepercayaan diri meraih kesuksesan.

Setiap kesuksesan ada polanya, dan begitupun kegagalan. Jika demikian ada baiknya kita mencari tahu pola-pola kegagalan agar Anda dapat terhindar dari phobia tersebut.

1. Sering Menunda


Kebiasaan ini ternyata berdampak sangat besar terhadap bisnis. Ingatlah, bahwa seorang pemiliki bisnis tidak akan ada kontrol dari atasan. Karena memang dirinya sendiri-lah atasan sesungguhnya. Akhirnya, sering kali banyak pebisnis yang tidak bisa mengendalikan kedisiplinan dirinya. 

Kebiasaan seirng menunda akan membuat Anda melewatkan berbagai peluang dan kesempatan emas di depan mata.  Perlu diingat, ketika Anda kehilangan uang, itu masih bisa dicari penggantinya. Tapi jika Anda kehilangan momentum, maka Anda kehilangan segalanya. Saya kira semua orang telah mengetahui bahwa waktu tidak bisa diputar. 

Banyak orang gagal merintis bisnis bukan semata ketidakmampuan untuk memulai, namun banyak disebabkan karena keterlambatan dalam memulai.

Bahaya sering mendunda pernah saya tulis lebih mendalam pada artikel Bahaya Sering Menunda Terhadap Kesuksesan Bisnis dan Karir Anda

2. Malas Belajar Hal Baru


Mempelajari dan melakukan hal baru setiap hari merupakan kunci sukses bisnis langgeng. Dengan menerapkan kebiasaan positif ini akan membuat Anda menjadi orang yang up to date terhadap informasi terkini. 

Dengan kemajuan dan kemudahan akses internet saat ini, mendapatkan informasi baru setiap hari sangat mudah dilakukan bahkan hanya melalui smartphone. Namun sayangnya banyak orang yang belum menyadari akan kebutuhan ini.

Bukankah prinsip langgeng bisnis ditentukan dari kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman? Ini berarti, seorang pemiliki bisnis wajib kiranya untuk dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan informasi yang terjadi.

Selain untuk memprediksi pasar dan kemana trend bisnis mengarah, mempelajari hal baru akan membuat pribadi Anda lebih terlatih untuk berinovasi. Karena dengan inovasi akan melahirkan kreasi baru.

3. Tidak Melakukan Investasi


Berbicara mengenai investasi bukan saja perihal menanam modal. Anda membeli gadget baru untuk customer service pun termasuk investasi. Atau, berinvestasi bisa juga dilakukan dalam bentuk menambah asset perusahaan. Misalnya, membuat website pemasaran yang dapat menjangkau calon pembeli lebih banyak lagi.

Lakukan investasi terhadap bisnis Anda sendiri. Biarkan efek bola salju yang akan membuat bisnis Anda menjadi semakin besar. Setiap keuntungan dalam setiap bulan, wajib hukumnya mengalokasikan dana untuk investasi. Agar uang dalam perputaran bisnis Anda semakin besar dan terus membesar seiring dengan konsistensi Anda berinvestasi.

Baca juga: Cara Memulai Bisnis Online Tanpa Modal

Setelah Anda membaca 3 hal diatas, saya harapkan dapat memberikan peringatan sejak dini bagi kita semuanya. Sebelum bisnis Anda mentok, sebelum kesempatan menjadi semakin sempit, seringlah melakukan evaluasi terhadap pencapaian bisnis. Sebisa mungkin, hindari hal-hal yang termasuk kedalam 3 kebiasaan yang membuat bisnis Anda gagal seperti yang saya paparkan diatas.

Ternyata Ini Resep Utama dalam Membangun Sistem Bisnis

bagaimana membangun sistem bisnis terbaik


Sobatpreneur..

Seperti pada tulisan saya sebelumnya, membangun sistem bisnis perlu waktu dan trial error yang tidak bisa instant. Saya sempat memberikan tips bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis namun modal minim. Silahkan baca ulasan lengkapnya disini 3 Pilihan Sistem Bisnis untuk Anda


Sistem pertama yang harus difikirkan adalah saluran distribusi. Terlepas apakah produk Anda berupa fisik maupun jasa. Memperbanyak saluran distirbusi adalah keharusan yang perlu dilakukan.

Untuk memudahkan memahami saluran distribusi, saya akan memberikan contoh singkat berikut ini.

Beberapa waktu yang lalu vendor selular ternama Smartfren membuat gebrakan yang cukup menggiurkan bagi para penggunanya. Smartfren rela menukar smartphone para penggunanya dengan versi terbaru. Gak tanggung-tanggung, smartphone terbarunya sudah support 4G, dengan spesifikasi yang lumayan canggih. Dengan RAM saja bisa sampai 2Gb.

Hal ini terbukti secara nyata. Karena tetangga saya yang memiliki Hp smartfren versi lama bisa mendapatkannya dengan hanya membayar uang administrasi sebesar Rp 300rb. Bahkan, di beberapa daerah bisa mendapatkannya secara gratis.


Menurut Anda, apakah smartfren sudah gila melakukan hal ini?


Jika kita fikirkan sekilas, mungkin memang iya. Kok mau sih smartfren melakukan ini? Apa dia gak rugi?

Sekelas perusahaan besar tentu sudah membuat kalkulasi matang sebelum memutuskannya. Tidak mungkin jika langkah yang diambil akan merugikan perusahaan. Kemungkinan yang ada bisa jadi smartfren hanya menunda menarik keuntungan.

Coba kita tinjau sejenak dari sudut pandang kita sebagai orang yang tidak tahu strategi marketing apa yang sedang dijalankan, mengapa smartfren rela melakukannya..?

Menurut perkiraan saya, apa yang dilakukan smartfren adalah dalam upaya mempertahankan titik distribusi. Smartfren rela mengalokasikan budget promosi untuk membelikan Hp baru para penggunanya. Dengan begitu, penggunanya tidak bisa lari ke merk smartphone lain. Dengan begitu pula, penjualan pulsa prabayar bisa tetap terjadi karena penggunanya masih setia menggunakan layanannya.


Smartfren rela menunda menarik keuntungan, dan akan memetiknya melalui penjualan retail pulsa. 


Hmmm.. masuk akal?

Hal ini pula yang ingin saya sampaikan kepada Anda. Apakah selama ini Anda sudah optimal memperbanyak saluran distribusi? Bukan cuma memperbanyak tapi juga mempertahankan yang sudah ada.

Jika Anda menjual produk sepatu pria, maka setiap konsumen yang membeli adalah saluran distribusi baru untuk Anda. Suatu hari nanti akan terjadi repeat order. Dan pada kesempatan selanjutnya Anda bisa melakukan up sales. Menawarkan produk baru, atau menawarkan produk pelengkap seperti kaos kaki misalnya.

Setelah Anda membaca sampai disini, maka Anda sudah harus mencari tahu bagaimana cara merancang saluran distribusi efektif dan jangka panjang.

Sekali lagi, dan berulang kali sudah saya sampaikan bahwa membangun sistem bisnis tidak bisa instant. Untuk Anda yang masih minim saluran distribusi, bisa saja bergabung dengan bisnis yang sudah berjalan dengan saluran distribusi yang sudah terjaga dan loyal.

Setelah saya mengamati berbagai model bisnis yang bisa dijalankan secara perorangan, akhirnya saya memiliki kesimpulan bahwa bisnis MLM adalah salah satu bisnis yang paling detail memperhatikan saluran distribusi. 

Ternyata saya selama ini salah telah anti-pati terhadap bisnis MLM. Padahal sistem bisnis inilah yang bisa memberikan percepatan sukses.

Karena apa?


Karena sistemnya sudah terbangun dan terpelihara. Terbangun melalui sistem spnsorship dan terpelihara oleh sistem bonus-bonus perkembangan jaringan. 


Lalu bagaimana dengan Anda?

Apakah mulai tertarik untuk mempelajari sistem bisnis MLM seperti apa yang cocok untuk dijalankan? Jika iya silahkan pelajari disini >> Penawaran Bisnis Air Milagros 2017 <<


sumber gambar: colligo.com

3 Pilihan Sistem Bisnis untuk Anda yang Minim Modal

membangun system bisnis


Membangun bisnis pada dasarnya adalah membangun sistem. Banyak orang yang gagal faham saat memulai bisnis hanya fokus terhadap penjualan.

Apakah yang membedakan antara pedagang dan pebisnis?

Seorang pedagang fokus dengan omset setiap harinya. Berfikir bagaimana penjualan terus meningkat. Namun mereka tidak membangun sistem. Sehingga setiap hari dituntut harus jualan sendiri agar bisnisnya terus berjalan.

Berbeda dengan seseorang yang memiliki visi bisnis jangka panjang. Selain omset dan penjualan fokus juga menggarap sistem bisnis. Karena jika sistem sudah berjalan, dia tidak perlu jualan sendiri setiap hari. Karena sistemnya yang sudah bekerja untuknya.

Sampai disini mungkin Anda sudah bisa mulai menilai diri sendiri, apakah sudah mengarah sebagai pebisnis atau masih sebatas pedagang?

Jika belum mulailah membangun sistem diawali dengan sistem pencatatan keuangan sederhana, lalu dengan sistem kerja tim, sistem promosi dan sistem penjualan.

Memang tidak mudah untuk mewujudkan semuanya. Namun akan lebih -dan mungkin selalu- menyulitkan jika Anda tidak memulainya dari sekarang.

Karena setiap hari usia Anda berkurang. Setiap hari juga kekuatan tubuh Anda berkurang, setiap hari pula waktu Anda semakin sempit.

Akan tetapi ada cara cepat menjalankan bisnis tanpa harus membangun sistem. Caranya adalah dengan memilih bergabung terhadap sistem bisnis yang sudah berjalan dan teruji menguntungkan.

Berikut ini adalah 3 pilihan sistem bisnis untuk Anda

1. Dropshiper


Ini adalah sistem bisnis yang paling mudah dan paling banyak orang jalankan. Karena flow sistem ini lebih pendek sehingga Anda bisa lebih cepat profit.

Saya sudah menulis secara mendetail mengenai bagaimana bisnis dropship dapat memberikan keuntungan yang tidak terbatas kepada Anda.


Silahkan Anda baca dulu agar lebih memahami sistem bisnis mana yang cocok untuk Anda jalankan. Setiap bisnis memiliki potensi keuntungan yang tak terbatas, yang membatasi hanyalah keseriusan Anda mempelajari dan ketekunan berusaha.

Jika Anda ingin belajar bagaimana caranya menjadi dropshiper bisa mengunjungi situs ini >> stasiun dropship

2. Affiliate Marketer


Menjadi seorang affiliate memang menyenangkan. Dengan bekerja menggunakan laptop dan koneksi internet sudah bisa memenuhi saldo rekening Anda. 

Cara kerja affiliate hanya menyebarkan link unik dari produk milik vendor, dan jika terjadi penjualan maka Anda akan mendapatkan komisi. Nilai komisi tergantung dari ketetapan vendor pemilik sistem affiliasi.

Anda tidak perlu melayani transaksi pembelian, Anda juga tidak perlu repot mengirimkan data alamat pembeli kepada vendor. Karena setiap link affiliasi akan diarahkan langsung ke web vendor. Biarkan calon pembeli yang langsung melakukan transaksi.

Ada blog sangat bagus sekali milik seorang affiliate handal sudah senior di bidang bisnis ini. Anda bisa menjadikan blog bixbux.com sebagai referensi bacaan untuk mengetahui seluk beluk bisnis affiliate.

3. Bisnis Jaringan (MLM)


Apakah beberapa dari Anda sudah antipati terhadap bisnis MLM? 

Jika iya, pada dasarnya Anda sudah melakukan satu kesalahan analisa. Padahal bisnis MLM ini termasuk kedalam bisnis populer yang sudah banyak orang membuktikannya. 

Mengapa saya katakan Anda salah jika anti terhadap bisnis jaringan ini?

a. Pada dasarnya setiap bisnis membutuhkan jaringan

Apapun bisnisnya, jaringan itu sangat penting. Karena dengan jaringan akan menciptakan repeat order dan loyalitas lebih lama. Sistem bisnis MLM sudah jelas mengandalkan pertumbuhan jaringan sebagai indikator pertumbuhan bisnis dan juga profitnya.

b. Reputasi perusahaan MLM 

Banyak orang mengira MLM adalah money game. Padahal MLM dan money game sangat jauh berbeda. Money game hanya sebuah sistem singkat sponsorship dengan keuntungan didapatkan dari setiap member yang baru bergabung. 

Sedangkan MLM pada dasarnya setiap bonus perkembangan jaringan didapatkan dari keuntungan penjualan produk. Nah.. berbeda kan? MLM memiliki produk yang berputar secara teratur. Sehingga sistem bonus bisa dibiayai dari setiap hasil penjualan. 

Untuk mengetahui baik atau tidaknya bisnis MLM Anda harus mengetahui reputasi perusahaan termasuk juga legalitasnya. Pilih perusahaan MLM yang memiliki track record bisnis positif.

c. Sistem berkelanjutan

Pilih sistem bisnis multilevel yang tanpa ada batasan. Artinya, hasil kerja keras Anda bisa diwariskan kepada anak cucu. Dengan sistem yang berkelanjutan, akan memberikan semangat bisnis jangka panjang ketika Anda menjalankannya.

Jadi bukan bisnis MLM yang salah, tapi cara pandang Anda terhadap peluang yang masih perlu diluruskan.

Kiranya sampai disini dulu penjelasan saya mengenai pilihan sistem bisnis untuk Anda yang memiliki modal terbatas. 

Semua bisnis baik, semua cara juga bagus. Tinggal Anda yang menentukan akan bergabung di sistem bisnis yang seperti apa. 

Oiya terkait pembahasan ini, jika Anda ingin bergabung dengan bisnis MLM terpercaya dan terbukti menghasilkan silahkan hubungi saya

sumber gambar: daghealth.com